Pengunjung

Jumat, 07 Desember 2012

Naruto Chapter 612

Versi Teks Naruto Chapter 612

Sebelumnya : Naruto Chapter 611

"Aliansi Shinobi no Jutsu, huh? Sesuatu yang benar-benar dipaksakan." ucap Madara.
"Kami akan menggunakan jutsu itu untuk menghentikanmu!" ucap Naruto.
"Kau salah. kenapa kau tak bisa mengerti kalau menghentikan kami adalah sesuatu yang percuma?" ucap Obito. "Sesuatu yang kau anggap jutsu itu akan bubar tak lama setelah perang ini berakhir. Dan kemudian, seseorang akan melakukan lagi yang seperti kami lakukan. Kau tak akan bisa menang di dunia ini, tak peduli betapa besarpun kau berusaha. Mulai sekarang kau harus tahu, tak ada harapan di dunia ini."

"Aku tak peduli!!" Naruto membantah habis semua kalimat Obito, "Menurut pendapatku, itu masih ada!!" Bersama dengan seluruh bala bantuan dari aliansi shinobi yang ada di belakangnya, Naruto benar-benar terlihat mengagumkan.


"Sepertinya memang percuma kita berdebat mengenai itu selama medan perang, ayo segera selesaikan semua ini." ucap Madara. Kemudian Naruto berpendapat, "Saat orang-orang memiliki pendapat yang berbeda, kau harus menerapkan pendapat yang paling banyak kan? Apa yang kami lakukan?"

Naruto Chapter 612 - Beelzeta.com

"Huh, usul yang menarik." ucap Obito, "Kalau begitu kita akan memutuskannya setelah kami membasmi kalian semua. Dan lalu ..."

"Jadi itu keputusanmu ya? Tapi ..."

"Dunia ini ..." Naruto dan Obito mengucapkan kalimat dunia ini secara bersama-sama. Akan tetapi, masing-masing dari mereka memiliki lanjutan yang berbeda.

"Akan segera berakhir!"
"Tak akan berakhir!"

Setelahnya, para shinobi memulai serangan. "Ayo maju, semuanya!!!!" Para ninja dari berbagai negara yang bergabung menjadi satu itu melesat ke posisi masing-masing. "Ini adalah perang yang menentukan, maju!!"

Naruto Chapter 612 - Beelzeta.com

"Bagus, kau mampu mengulur waktu, Naruto!" ucap Shikaku lewat penghubung telepati.
"Apa kau memiliki waktu untuk sebuah strategi?"
"Tidak hanya itu, berkatmu aku juga dapat menginformasikan pada semuanya tentang itu. Aku bahkan tak punya waktu untuk terkejut saat Kakashi mengatakan padaku kalau lelaki bertopeng itu adalah Uchiha Obito. Untuk memenangkan pertarungan ini, kita harus tetap melakukan langkah awal dan menjaga agar mereka tidak melancarkan serangan balasan. Dari informasi yang aku dapatkan, kelihatannya musuh memiliki mata yang bagus."

Para shinobi itu menyerang bukan tanpa pola, melainkan dengan strategi yang telah dipikirkan sebelumnya, "Pertama, gunakan distraksi untuk memperlambat gerakan mereka, dan kurangi kemampuan melihat mereka, untuk itu, Shinobi Kumogakure!"

"Raiton : Raikouchuu!!" Mereka menggunakan cahaya untuk merusak penglihatan lawan, yang kemudian disusul oleh ninjutsu tembakan laser, "Ranton : Reiza Sakasu!!!"

"Begitu ..." Madara mencoba bertahan dari serangan-serangan itu. "Mereka mencoba untuk membuatnya seolah mengincar kita, tapi sebenarnya yang menjadi target mereka adalah mata Juubi."

Serangan berlanjut, "Kemudian gunakan kabut dari shinobi Kirigakure, dan serangga sebagai teknik pengganggu. Selanjutnya, pasir dalam jumlah yang sangat besar yang terbentuk akibat ranton tadi, gunakan angin kemudian ambil dan kendalikan mereka! Orang-orang dari Sunagakure, sekarang!!"

Naruto Chapter 612 - Beelzeta.com

"Fuuton : Kiryuu Ranbu!!" Serangan angin yang bercampur dengan berbagai material itupun dilancarkan.

"Dengan itu kalian akan mampu benar-benar memblok penglihatan mereka, dan sekaligus membuat kalian mustahil untuk dirasakan. Karena mahluk itu sangat besar, ia tak akan bisa bersembunyi. Kita akan mendapat keuntungan dari ini."

"Tiap desa hanya memberitahunya jutsu-jutsu mereka padanya di awal, dan sekarang ia mampu menerapkannya dalam pertempuran. Bukan kebetulan kalau ia adalah ayah dari Shikamaru." pikir Temari.

Tak diam begitu saja, Obito mengambil tindakan. Dengan kemampuan mata sharingannya, ia menghilangkan serangga-serangga itu. Namun tetap saja, ada banyak hal yang menghalangi pandangan mereka.

"Dengan ini kita tak bisa merasakan keberadaan mereka." ucap Madara.
"Kita harus membiarkan Juubi memangkas mereka." ucap Obito.

"Shinobi dari Iwagakure, sekarang!!"

"Ya, kami tahu!" Merekapun melancarkan jutsunya, "Doton : Daichi Doukaku!!"
Tercipta suatu jurang raksasa di bawah Juubi, yang dengan ini membuat tubuh monster itu terkurung.

"Setelah menekan penglihatan, selanjutnya menjerat tubuhnya."

"Ukh!!"

Serangan dilanjutkan oleh tembakan elemen Lava, "Youton : Sekkaigyou no Jutsu!!"

"Segera setelah Juubi terjatuh, tuangkan lavanya dengan cepat. selanjutnya shinobi Kirigakure! Tuangkan bersama dengan air!"

"Ya, Suiton : Suidan no Jutsu!!!!"

"Shinobi dari Konoha, lakukan serangan penutup!"

Puluhan Shinobi dari klan Sarutobi mengatur barisan dan bersiap untuk menembak, "ANggota klan Sarutobi, ayo!!!!"

Naruto Chapter 612 - Beelzeta.com

"Katon : Gouen no Jutsu!!!!" Merekapun menyemburkan api.

"Setalah larva dan air tercampur, kemudian keringkan menggunakan kekuatan api. Jadi, campurannya akan mengeras dan membuat tubuh Juubi terblok."

Bagai terperangkap dalam lubang semen, Juubi terjebak dan terkunci di sana.

"Aku tak bisa mempercayai ini." ucap Madara.
"Hm?"

"Mengejutkan para shinobi dari kelima negara yang berbeda itu dapat menciptakan kombinasi sesempurna ini." Bahkan Madara mengakuinya.

"Kalau kita tak menghentikan Juubi pertama, kita tak akan mampu untuk menyerang Obito dan Madara. Juubi adalah alat mereka untuk mengaktifkan jutsunya. Merekalah otak di balik itu, jadi kalau kita menghentikan mereka, kemungkinan Mugen Tsukuyomi juga akan terhenti. Akan tetapi, kita tak bisa menahan kekuatan Juubi terlalu lama. Hanya kekuatan fisik yang berpengaruh pada Madara, siapapun yang memiliki kemampuan dalam Taijutsu harus segera menyerangnya. Obito memiliki kemampuan untuk menembus berbagai serangan. Namun berdasarkan informasi yang ku dapat, itu hanya untuk lima menit. Kerja sama dengan tim medis dan buat serangan yang dapat bertahan terus menerus lebih dari lima menit. Dan Naruto ... Sekarang adalah saatnya untuk apa yang kau katakan ... Aliansi Shinobi no Jutsu!!!!!"

Naruto Chapter 612 - Beelzeta.com

SHinobi-shinobi dengan jutsu mereka masing-masing telah bersiap untuk menyerang, dengan dipimpin oleh Naruto yang berada di depan dan telah siap dengan Rasenshuriken.

"Menyedihkan sekali." ucap Madara dengan tampang meremehkan.
"Ya, harapan yang mereka pegang teguh tidaklah ada. Dan perlahan keberadaan mereka juga tak ada. Juubi juga akan mencapai titik sempurnanya."

Bersambung ke Naruto Chapter 613
Sumber : http://www.beelzeta.com/2012/12/versi-teks-naruto-chapter-612.html#ixzz2EMtvoexY

Jumat, 30 November 2012

Naruto Chapter 611


Naruto Versi Teks Chapter 612

Hachibi menembak dengan sekuat tenaga, tepat di depan mata ekor sepuluh.

"Bagus, kenai dia!!" Seru Naruto. Akan tetapi nyatanya, serangan Bijuudama itu malah dengan mudah ditahan oleh Juubi. Mahluk raksasa berekor sepuluh itu dengan santainya menyentil bola itu dengan jari telunjuknya.

"Ada dua lalat di atas kita." Ucap Madara.

Tak hanya menahan, sentilan tadi jug
a sekaligus mengarah kembali ke Hachibi, yang kemudian membuatnya terpetal, "Ukhh!" Hachibi kesakitan.

Naruto Chapter 611 - Kedatangan
Teks Version by www.Beelzeta.com

Setelah membalikan serangan Hachibi, selanjutnya Juubi menyerang menggunakan ekornya ke arah Naruto dan Kakashi. Tak mau gurunya terluka, Naruto mendorong Kakashi agar ia menjauh,

"Ekor Juubi? Naruto!!"

Deg ...

Melihat apa yang Naruto lakukan, Obito teringat akan dirinya dulu, ketika saat itu ia mendorong Kakashi agar ia tak tertimpa reruntuhan batu. "Naruto benar-benar mirip denganku ..."

"Uaghhhh!!!!!" Naruto berteriak kesakitan saat terkena hempasan ekor itu.

"Yeah, bagaimanapun kau masih muda sepertiku dulu." Pikir Obito, "Tapi secara perlahan ..."

"Gwaaaahh!!!!

Mafkan aku, Hattsan ... Paman Bee ..."

Boft! Naruto yang hanya bunshin itu menghilang.

"Kage Bunshin lagi?" Ucap Madara.

Hap, tangan Kyuubi menangkap tubuh Kakashi, bersamaan degan jatuhnya Hachibi di sebelah mereka. Dan secara tiba-tiba, chakra raksasa kyuubi menghilang.

"Uaghhh!!!" Mereka semua yang mulanya ada di atas Kyuubi terjatuh.

"Ups ..." Ucap Kurama di dalam diri Naruto.

"Kurama!! Kenapa kau menghilang tiba-tiba di saat seperti ini!?" Bentak Naruto.

"Sekitar delapan menit, itulah batas waktuku!" jelas Kyuubi, "Untuk saat ini, aku akan mengumpulkan chakra dulu. Cobalah untuk mengulur waktu. Kau tak akan bisa menang melawannya tanpa chakraku." Kyuubi mulai berkonsentrasi mengumpulkan chakra.

----- Naruto Chapter 611 -----

Sama seperti Kyuubi, Hachibi juga telah menghilang, kembali ke wujud Bee.

"Itu sakit kau tahu, bodoh!" Ucap Bee.

"Bee, aku akan istirahat untuk sementara waktu, aku sudah mencapai batasku." Ucap Hachibi.

"Apa kau masih belum pulih?" Gai melihat keadaan kakashi yang tampak kelelahan.

"Menyerap dan mengembalikan sesuatu sebesar Hachibi benar-benar membuatku lelah, aku benar-benar kelelahan sekarang ..." Pikir Kakashi.

"Kelihatannya Hachibi dan Kyuubi telah kehabisan chakra ..." Ucap Obito.

Tak mau berdiam diri, Naruto tanpa bantuan Kyuubi mencoba untuk melawan. Ia bersiap untuk mengeluarkan Kage Bunshin.

"Kage Bunshin lagi? Meskipun kau menggunakan jutsu terlarang tingkat tinggi, kau hanya akan menggandakan ketidakmampuanmu." Ucap Madara.

"Aku mampu!" Ucap Naruto.

"Hentikan itu, Naruto!" Ucap Kakashi, "Kage Bunhin percuma saja, itu hanya akan membagi chakramu. Kau bisa menggunakannya sebagai pengalihan, tapi mereka masih tak bisa menciptakan serangan akhirnya. Dan kalau sesuatu terjadi padamu, kita akan kalah dalam perang ini." Ucap Kakashi.

"Kalian hanyalah orang-orang yang tidaki mematuhi perintah." Ucap Madara.

"Huh? Tidak mematuhi?"

"Kau tidak mampu." Ucap Madara lagi.

"Apa yang dia maksud adalah meskipun kau memperbanyak jumlahmu, itu percuma saja." Ucap Obito, "Pada akhirnya, kau hanyalah shinobi yang tidak memiliki kekuatan. Suatu hari nanti, kau, tidak, tapi semua orang akan ... Menjadi sepertiku."

"Aku tak mau menjadi sepertimu!" Teriak Naruto.

"Berapa kali aku harus mengatakannya? Aku ingin menjadi Hokage!!"

"Jangan khawatir, semuanya akan berjalan lancar ...

Tak akan ada ninjutsu di dunia ini yang dapat melampaui Mugen Tsukuyomi ...

Janis, hancurlah bersamaan dengan dunia ini!"

Juubi menyiapkan sebuah bijuudama, kemudian menembaknnya dalam wujud laser raksasa. Serangan yang sungguh dahyat hingga bahkan mungkin membelah beberapa gunung.

Akan tetapi setelahnya, Obito merasakan ada sesuatu yang aneh, "Tsk ..."

"Ini ..." Naruto dan yang lainnya juga kaget.

Karena ternyata, serangan tadi sangat meleset dari target.

"Serangan Juubi meleset? Ada apa ini?"

"Kakashi! Gai! Maaf sudah menunggu!!!!"

Wooow, ternyata pasukan bantuan Aliansi Shinobi telah tiba.

"Naruto-kun! Apa kau baik-baik saja!?" Ucap Hinata khawatir.

"Mereka mampu menghancurkan shintenshin sempurna yang dibantu oleh Hyuuga hanya dalam dua detik!" Ucap Ino.

"Tapi kau masih mampu menggeser serangan sebesar itu, kau hebat!"

Ternyata melesetnya serangan tadi adalah ulah mereka.

"Hei!"

"Jangan bersikap sok hanya karena Hinata ada di sini, Naruto!" Ucap Kiba, yang datang bersama dengan yang lainnya, Shino, keluarganya dari klan Aburame. "Mushi Jamming no Jutsu!!" Klan Aburame menyerang dengan serangga mereka.

"Kirigakure no Jutsu!!!" Dilanjutkan dengan serangan pasukan berikutnya.

"Kami semua di sini, Naruto!"

"Bagus, mereka tak akan bisa merasakan kita dengan mudah sekarang!" Ucap Shikamaru.

"Bee-sama! Kau melakukannya lebih baik dari yang kuduga!"

"Bee-sama! Jadi lukamu tidak serius ya!" Ucap Omoi.

"Gai-sensei, apa kau habis menggunakan Hirudora!?" Tanya Lee.

"Maaf terlambat, Kapten kakashi!" Ucap Sai.

"Sakura-chan! Pertama-tama ..."

"Aku tahu!" Sakura mengurus Kakashi.

----- Naruto Chapter 611 -----

Sementara itu di markas, sesuatu yang aneh terjadi pada wujud bola airnya. "Bola airnya berubah bentuk, ini berarti ..." Shikaku memberi perintah, "Inoichi! Ao! Periksa situasnya!!"

Ternyata, seluruh tim telah terpusat di tempat itu, wow!

"Divisi satu telah sampai!"

"Divisi dua sampai!"

"Divisi tiga sampai!"

"Divisi empat, sampai!!"

"Divisi lima juga ..."

"Tim medis juga sudah sampai!"

"Tim pelacak juga!"

"Sekarang kami bukan lagi shinobi yang tak mentaati perintah, kami adalah aliansi shinobi!!!

Apa kau pikir kau sudah bersembunyi dengan baik? Fuuton-Kazekiri no Jutsu!" Naruto hendak mengeluarkan sebuah jurus pamungkas, "Itu adalah sebuah jutsu yang luar bisa hebatnya, jutsu terkuat yang ada di dunia shinobi, dan itu bisa menang melawan Mugen Tsukutomi, camkan itu dalam otakmu!!"

Bersambung ke Naruto Chapter 612

Like n bagikan :D

sumber: http://beelzeta.com/

Rabu, 21 November 2012

Naruto Chapter 610

"Itu!!!"
"Itu!!!!"

Semuanya kaget melihat Juubi yang akan segera bangkit, termasuk Gai yang kesadarannya sudah hampir menghilang.

Angin bersehmbus dengan begitu keras, menandai kebangkitan dari sang monster berekor sepuluh. "Ya, tidak salah lagi ..." Ucap kyuubi, "Dia adalah, Juubi."
Monster itu membuka matanya, kemudian berteriak hingga mengguncang udara sekitar sana.
Madara dan Obito telah berdiri dengan gagahnya di atas kepala sang monster. Sementara Naruto dkk, dengan tak kalah gagahnya mereka berdiri di depan Hachibi dan chakra Kyuubi, menatap dan akan saling berhadapan.

"Padahal chakra jahat dari Mazounya sudah menghilang ..."
"Sial, mereka menipu kita." Ucap Naruto dan Kakashi.
"Benda itu sama sekali tidak memiliki perasaan, jadi kau tak akan bisa merasakannya." Ucap Kyuubi di dalam perut Naruto. "Ia sama dengan energi yang mengitari planet ini, seperti air yang kau rasakan, tanah, udara ..."
"Begitu ya," Naruto langsung duduk dan bersiap untuk merasakannya sama seperti saat ia akan menggunakan energi alam untuk sage mode, "kalau itu adalah energi alam, mari kita cek seberapa kuatnya."
"Percuma saja, Naruto. Kekuatannya tak akan bisa kau ukur." Ucap Kyuubi. Dan memang benar, Naruto bahkan tak mampu berkata banyak ketika ia merasakannya, "I-Ini, ini tidak lucu ..." Ucap Naruto.

"Aku ingin menangkap mereka sebelum Juubi bangkit. Tapi ternyata mereka lebih baik dari dugaanku." Ucap Madara.
"Aku ignin segera memulai ritual Mogen Tsukuyomi." Ucap Obito.
"Akan butuh waktu untuk memanggil bulan dengan maha genjutsu itu. Yang harus kita lakukan sekarang adalah menghabisi mereka dengan kekuatan Mazou, iya kan?"
"Madara, sebenarnya kau hanya ingin mencoba kekuatan Juubi dulu kan? Itulah kenapa, kau kekanak-kanakan." Ucap Obito.
"Kau salah. Kekanak-kanakan adalah seseorang yang terburu-buru dan tak mampu menunggu."
"Oarggghhhh!!!!!!" Juubi mengibaskan satu ekornya, dan itu benar-benar menyebabkan suatu kehancuran yang dahsyat.
"Hei hei, yakin nih kita akan bertarung melawan monster seperti itu?" Hachibi bersembunyi di balik tentacle-tentaclenya.
"Jangan pikir kau bisa terus bersembunyi di balik tentacle-tentaclemu hanya karena ketakutan." Ucap Kyuubi. "Dan oh iya, cepat berikan aku si lelaki Gai itu! Aku akan segera menyembuhkannya."
"Ini" Hachibi melempar tubuh Gai.
"Naruto dan kakashi juga!"
"Ya!" Mereka berduapun meloncat ke chakra Kyuubi itu.
"Dengar! Pertama-tama, pertama-tama jaga jarak dengan dia, dan lihat bagaimana pergerakannya!" Kyuubi memberi perintah, "Tergantung apa yang dia lakukan, kita akan menyerangnya sedekat yang kita bisa, seperti yang sudah aku katakan sebelumnya!!"
"Kyuubi, kau terdengar seperti seorang kapten." Ucap Kakashi.
"Mau protes?"
"Tidak, aku malah senang." Ucap Kakashi.
"Bicaranya kita lanjutkan saja nanti sampai kita menang, maju!!!!!"

Mereka menyerang. Namun belum apa-apa, dengan cepat Juubi balas menyerang dan membuat Kyuubi terpental.
"Dia benar-benar cepat!" Pikir Naruto.

Sementara itu, Kyuubi yang terjatuh kembali bangkit juga dengan cepat dan langsung bersiap untuk menembakkan bijuudama.
"Benar-benar tidak ada waktu untuk mengamati." Pikir Kakashi.
"Ukkh ..." Gai sudah sadar.
"Sekarang, Hatt-san!!!" Killer Bee memberi perintah pada Hachibi. Dan tak lama setelahnya, ia menembakan bijuudama secara bertubi-tubi. Ya, Kyuubi dan Hachibi menembakan bijuudama secara terus menerus ke arah Juubi.

Akan tetapi, itu sama sekali tak melukai monster itu.
"Kita bahkan tak perlu menghindarinya." Ucap Madara.
"Aku ingin mempertahankan kekuatan Juubi sebisa mungkin." Ucap Obito.

Di sisi lain, Juubi juga telah bersiap untuk melancarkan sebuah tembakan dari mulutnya.

"Ini ..."
"Buruk!" Ucap Kyuubi dan Hachibi.

Batssss!!!!! Benar-benar tembakan yang besar dan dahsyat. Dan saat kepulan asap akibat serangan itu hilang, hanya tampak Kyuubi yang tersisa, sementara Hachibi sudah tak ada, hanya menyisakan ekornya saja. Ada apa? Apakah Hachibi lenyap akibat serangan tadi?

"Mereka benar-benar keras kepala." Ucap Madara.
"Hei, Naruto, apa kau ..."
"Jangan khawatir, guru alis tebal ..."
"Kontrol yang bagus, Naruto!" Ucap Kyuubi.

Ternyata, bunshin Naruto bersama dengan Kakashi menggunakan kamui telah berhasil menuju ke dekat Juubi.

"Maaf atas ekornya, Kamui!!" Kakashi menghisap ekor yang tadi masih tersisa itu.
Dan kali ini, Hachibi benar-benar ditransfer sepenuhnya tepat di depan mata Juubi, dan ia tekah bersiap dengan bijuudama, "Akan aku tembakkan tepat di depan bola matamu!!!"

Bersambung ke Naruto Chapter 611


sumber; www.beelzeta.com

Kamis, 15 November 2012

Naruto Chapter 609


Versi Teks Naruto Chapter 609


Kakashi telah menetapkan keputusannya. Ia tak akan membiarkan rekannya mati, ia tak akan membiarkan siapapun menyakiti Naruto, Kakashi akan melindungi muridnya itu.
"Melindungi Naruto?" Obito bertanya, dengan tatapan yang seolah ragu kalau Kakashi benar-benar bisa melakukan hal tersebut. Terlebih, lelaki berpenutup mulut itu sudah tampak kelelahan.
"Aku ... Juga ..." Ucap Gai ikut-ikutan, dengan kondisi yang bahkan jauh lebih memprihatinkan dari Kakashi. Setelah menggunakan jutsu tadi untuk menghalau serangan Susano'o Madara, ia terlihat benar-benar kehabisan tenaga.
"Dia berkata begitu meskipun kondisinya sudah sangat parah, apa semua shinobi Konoha memang seperti itu." Gumam Hachibi.
"Oarrghhhh!!!!!!!" Hachibi menghancurkan kayu-kayu yang melilit tubuhnya, "Daya ikat kayunya mulai melemah!" Ucap Hachibi.
"Oucch!" Gai yang juga telah terlepas dari ikatan kayu itu terjatuh di telapak tangan Hachibi.
"Hati-hatilah, Naruto!" Ucap Hachibi ke Naruto. "Kekuatan kayunya sama seperti kekuatan Hokage pertama, ia juga bisa memblok kekuatan Bijuu!"
"Seperti milik kapten Yamato ya?"
"Kau cukup bagus dalam menggunakan mata kirimu." Ucap Obito, "Kau bahkan bisa menggunakan Mangekyou. Tapi, ayo kita lihat apakah di dalam kondisimu yang sekarang ini, kau masih bisa kembal dari dimensi lain!?" Obito emulai serangannya.
Mula-mula, ia mengeluarkan kayu dari tangan kanannya untuk mencengkram tangan Naruto. Kemudian, ia bersiap untuk menyerang Kakashi yang masih terduduk lemas dengan tangan kirinya.

"Tetaplah diam di dalam tempat sampah, Kakshi!"
"kakashi-sensei!!" Naruto tak membiarkan gurunya diserang, kemudian dengan kepalanya ia menyerang dahi Obito. Tak sigap, lelaki yang seharusnya bisa membuat serangan itu tembuspun malah terkena dan harus terpental beberapa meter ke belakang.

Sementara itu, di dalam kubah api yang menyelimuti wadah ekor sepuluh, mulai tampak suatu tanda-tanda keretakan.
Hachibi khawatir, kemudian mulai fokus ke arah kubah itu, "Aku serahkan Obito padamu, biar aku mengurus yang itu!" Ucapnya.
Sementara itu, Obito yang sempat terjatuh kembali bangkit dengan cepat, kemudian menatap Naruto dengan wajah setengah kriputnya.

"Heh, sekarang aku bisa melihatnya dengan jelas." Ucap Naruto.

Kakashi masih kelelahan, dan Obito tak mengerti dengan apa yang Naruto maksud. Kemudian, pemuda berambut kuning itupun melanjutkan, "Wajah menderitamu itu!"

"!!!" Obito kesal dan kembali bersiap untuk menyerang. "Harusnya kau mengatakan itu pada orang yang ada di sebelahmu!!"
"Aku harus melakukan sesuatu terhadap guru Kakashi." Pikir Naruto, "Dia benar-benar kelelahan setelah menggunakan terlalu banyak sharingannya. Kalau dia sampai dihisap lagi ..."
"Naruto, tukar denganku!" Pinta Kyuubi.
"Hm?"
"Biar aku yang mengurusnya ..." Kyuubi meyakinkan.
"Tapi ..."
"Sudahlah, tukar saja!"

Merekapun bertukar posisi. "Hei bocah Kakashi, ulurkan tanganmu!" Pinta Kyuubi lewat tubuh Naruto.

"Kau ..."
"Cepat, ulurkan tanganmu!!"

Sebelum Obito menyerang, Kakashi segera mengulurkan tangannya. Kyuubi mencengkramnya dan lalu ... Sungguh di luar dugaan. Dengan sengaja, Kyuubi melempar tubuh Kakashi ke Obito, membiarkannya dihisap untuk kedua kalinya oleh lelaki itu.

"..." Sejenak Naruto terdiam. Kemudian, "Uwaaaa!!!! Kurama!! Apa yang kau lakukan hah!!?"
"Sekarang kau bisa bertarung tanpa halangan lagi, cepat lakukan, Naruto!" Mereka kembali bertukar.
"Haah!? Siaal!!!!!!!" Naruto memukul dengan tangan Kyuubinya. Dan seperti biasa, Obito mengirim bagian tubuhnya yang diserang menuju dimensi lain, dan serangan Naruto hanya menembusnya begitu saja.

Tapi setelahnya ...

"Uhkkkk!!!!!" Obito memuntahkan darah.

"!!?" Naruto benar-benar tak mengerti, padahal serangannya hanya menembus perut Obito.

Ternyata, dikirimnya Kakashi ke dimensi lain bukanlah tanpa tujuan. Di sana, kakashi dapat menyerang bagian tubuh Obito yang menghilang. Saat Obito memindahkan bagian perutnya ke dimensi lain agar tidak terkena serangan Naruto, Kakashi sudah menunggu di sana untuk menyerangnya.

"Sekarang kita telah mengetahui triknya, kalau kita berhati-hati, kita bisa mengalahkannya." Ucap Kakashi, yang kelihatan sudah pulih dari rasa lelahnya.
"Kakashi melakukannya dari sisi yang lainnya." Jelas Kyuubi. "Perbedaan antara kau dan aku adalah aku bisa membagikan chakra dengan bebas. Aku akan menjelaskan detailnya padamu nanti."
"Kapan kau memberikan chakra ke Kakashi?"
"Saat aku mencengkram tangannya."
"Jadi, sekarang dia ..."
"Ya. Chakranya sudah pulih dan dia bisa menggunakan kamui lagi untuk kembali." Ucap Kyuubi. Dan benar saja, Kakashi kembali dari dimensi lain.
"Guru Kakashi!!"
"Berterimakasihlah pada Kyuubi." Ucap Kakashi.

Di sisi lain, retakkan kubah yang menyelimuti Juubi semakin membesar. Hachibi dan Naruto lainnya, entah yang asli atau bunshinnya, yang diselimuti oleh chakra raksasa Kyuubi menggabungkan kekuatan dan membentuk Bijuudama bersama-sama. Dari dua bijuu itu, terciptalah suatu bola bijuu berukuran raksasa, dan masih terus membesar.

"Kita harus meledakannya sebelum ia keluar. Buat sebesar yang kau bisa!"
"Yaah, kami sudah siap, paman Bee dan Hatt-san!!"
Mereka telah siap dan ...
"Tembak!!!"
Bola raksasa itupun menyerang dan menghancurkan kubah tersebut.

"Yeah!! Sudah berakhir!!!"
"Uwaaah!!!!" Saking dahsyatnya, untuk sesaat terasa getaran gempa. Tampak juga ledakan yang begitu besar, dan ...
"Chakra Mazounya ...
Menghilang?"
"KIta berhasil!!! Kita berhasil melakukannya!!!"
"Yeah!!!!" Ucap senang Naruto dan yang lainnya.
"Apakah ini sudah berakhir?"
"Ya" Ucap Obito, "Akhir dari Dunia ini."

Chakra Mazou mungkin memang sudah menghilang. Akan tetapi, Juubi tidaklah lenyap, ia malah telah berhasil dibangkitkan. Sesosol mahluk yang mengerikan, dengan sepuluh ekor yang gagah di bawah terangnya sinar bulan malam itu.

"Yah yah ...
Bisakah kita mulai sekarang?" Madara duduk dengan santainya, bersiap untuk menjalankan rencananya.

Bersambung ke Naruto Chapter 610

Sumber : http://www.beelzeta.com/2012/11/versi-teks-naruto-chapter-609.html#ixzz2CI0moIIo / Beelzeta : Info Seputar Animanga

Minggu, 07 Oktober 2012

★Perang Dunia Shinobi ke-Empat★

★Perang Dunia Shinobi ke-Empat★

Perang dunia shinobi yang keempat terjadi akibat ambisi tobi yang ingin menyatukan dunia dengan sebuah genjutsu yang disebut Tsuki no Me, dimana dunia akan menjadi 1 kesatuan dan tak ada lagi perbeda
an. Namun hal itu ditolak oleh lima pemimpin desa shinobi tersembunyi karena mereka menganggap dunia seperti itu tak akan ada harapan dan cita-cita, yang ada hanya ilusi semata.
Tak hanya itu, para pemimpin dari lima desa shinobi juga menolak karena mereka tidak ingin menyerahkan Kyubi & Hachibi. Maka dengan terpaksa tobi mendeklarasikan perang dunia shinobi yang keempat demi mendapatkan hachibi serta kyubi. Pada awalnya tujuan perang adalah aliansi shinobi ingin melindungi naruto dan hachibi.
Perang dunia shinobi keempat dibagi atas dua pihak, yakni Akatsuki dan Aliansi Shinobi yang terdiri atas beberapa desa shinobi diantaranya adalah Konohagakure, Sunagakure, Kirigakure, Kumogakure dan Iwagakure serta dibantu oleh desa samurai, Tetsu no Kuni. Sedangkan pihak Akatsuki yang terdiri atas Tobi dan Zetsu yang menggandakan dirinya menjadi puluhan ribu zetsu putih dibantu oleh Yakushi Kabuto yang menyatakan minatnya untuk bergabung dengan tobi dan membantunya dengan imbalan Sasuke, lalu Kabuto membangkitkan banyak shinobi hebat dengan sebuah teknik terlarang bernama Edo Tensei (Teknik Pembangkit Roh) diantaranya adalah mantan anggota akatsuki, para pemegang pedang legendarin dari kirigakure, serta masih banyak lagi shinobi hebat lainnya yang dibangkitkan dengan edo tensei.
Ketika perang akan dimulai pihak aliansi membagi anggotanya atas lima divisi, masing-masing divisi dipimpin oleh shinobi yang handal. Berikut adalah rinciannya;
1. Divisi pertama dipimpin oleh Darui, shinobi hebat Kumogakure
2. Divisi kedua dipimpin oleh Kitsuchi, shinobi hebat Iwagakure sekaligus ayah Kurotsuchi
3. Divisi ketiga dipimpin Kakashi Hatake, shinobi hebat Konohagakure
4. Divisi keempat dipimpin oleh Gaara, shinobi hebat Sunagakure yang juga seorang Kazekage
5. Divisi kelima dipimpin Mifune, samurai dari Tetsu no Kuni
Tak hanya itu ada juga Divisi Medis, Divisi Intel, serta Divisi Penyergap. Sedangkan pemimpin tertinggi Aliansi dipegang oleh Raikage A.
Perang hari pertama pun dimulai, diawali oleh tim penyergap yang berhasil menaklukan Sasori dkk hingga tim Ino-Shika-Cho yang berhasil mengalahkan Kinkaku serta sang mantan guru mereka, Asuma Sarutobi.
Waktupun terus berlalu dengan banyaknya korban berjatuhan dimedan perang dari kedua pihak. Hingga tiba saatnya ketika Kabuto mengeluarkan kartu As yang selama ini disimpan, Sungguh betapa terkejutnya para shinobi karena mengetahui orang yang dihidupkan dan menjadi kartu As kabuto itu adalah Madara Uchiha. Lalu siapa Tobi yang selama ini dianggap para shinobi sebagai Madara???
(lanjutin membaca jika ingin tahu..hehehe..)
Dalam menghadapi Madara para shinobi dibuat tak berdaya, bahkan para Kage yyang telah bersatu dan turun tanganpun tak sanggup menghadapinya.
Sedangkan disisi lain Tobi yang selama ini dianggap sebagai Madara akhirnya terungkap identitas aslinya, dia adalah Obito Uchiha, teman masa kecil Kakashi. Hal itu terungkap setelah naruto memecahkan topeng yang selama ini menutupi wajahnya.

Beberapa data yang berhasil dihimpun dalam perang dunia shinobi keempat;
* Teknik Edo Tensei tak hanya dikuasai oleh Orochimaru dan Tobirama senju, bahkan Kabuto pun bisa
* Ada orang yang mempunyai chakra kyubi selain Naruto & Sora, yakni Kinkaku dan Ginkaku
*Munculnya beberapa jutsu yang mengagumkan, diantaranya adalah Kotoamatsukami, Izanami, Meteorite Technique, serta masih banyak lagi..
* Itachi dan Madara mampu lepas dari kendali edo tensei, bahkan Madara mampu lepas dari pengaruh edo tensei dan bisa mengendalikan diri sepenuhnya
* Tobi bukanlah Madara seperti anggapan para shinobi selama ini, tetapi Tobi adalah Obito
* Obito belum mati ketika dia tertindih batu besar di gua, tetapi dia diselamatkan oleh Madara

Beberapa peristiwa menarik dalam perang dunia shinobi keempat;
* Kembali bertemunya musuh lama, seperti Kankuro yang kembali bertarung dengan sasori, Kakashi dengan zabuza, dll..
* Munculnya 5 senjata legendaris milik Rikudou Sennin, yakni Kokinjo, Benihisago, Shichi Seiken, Bashosen, dan Kohaku no Johei
* Terkuaknya masa kecil Gaara & Kabuto
* Terbongkarnya misteri peti mati terakhir Kabuto yang ternyata berisi jasad Madara serta terungkapnya identitas asli tobi yang ternyata adalah Obito
* Ditampilkannya teknik terlarang clan Uchiha disamping Izanagi, yaitu Izanami
* Bangkitnya Orochimaru dari segel segel kutukan dileher anko
* Terbongkarnya identitas pria bertopeng bernama Tobi, yakni Obito Uchiha

note; perang dunis shinobi masih berlanjut..

(sumber; pertemuan 5 kage - 604)

Kokuangyo No Jutsu

#Kokuangyo No Jutsu#

>Debut;
-manga chapter 122
-anime naruto episode 72
-video game naruto ultimate ninja 3
>Muncul di Manga, Anime, dan Game
>Klasifikasi; Genjutsu
>Peringkat; Tambahan
>Jarak; Dekat
>Hand Seal; Harimau
>User; Tobirama & Hashirama

Teknik ini memberikan efek halusinasi yang efektif membutakan penglihatan lawan. Tak peduli seberapa hebat lawan, ketika sudah terkena pengaruh jutsu ini dia hanya bisa menunggu tak berdaya, karena teknik ini memungkinkan pengguna untuk menyerang secara tak terlihat. Walaupun membutakan penglihatan, tapi tak menggangu indra lainnya.

Selasa, 02 Oktober 2012

Jutsu Yamato

Teknik Tokoh Favorite ane..xD

<><><><><> Jutsu Yamato <><><><><>


*Doton: Doryukatsu: konsentrasikan chakra dtlapak tngan kdlm nadi naga yg mngalir ddlm tnah utk mmbelah tnah n cptakan jurang
*Doton: Doryuso: mmadatkan lmpur atw batu dri tnah n mmbntuk tombak yg akan kluar dri tnah utk mnusuk msuh
*Doton: Doryu Joheki: mmbuat bnteng/tmbok rksasa dri tnah yg dpijak pngguna n bntukna bsa dsesuaikn dgn keinginan pengguna
*Doton: Iwagakure no Jutsu: pngguna mnyatu dgn batu n brgerak kluar msuk dri batu laen tnp trdteksi utk mlancarkan srangan mndadak
*Doton: Tunneling Technique: pngguna bsa mmbuat trowongan bwah tnah utk brgrak dbwah tnah tnp trdteksi
*Hokage-Shiki Jijun Jutsu: Kakuan Nitten Suishu: mnyegel kkuatan Bijuu mllaui batu kristal yg mmpu mrespon chakra Hokage Pertama
*Necklace Sealing Technique: mngikat Bijuu mnggunakan batu kristal khusus yg mmpu mrespon chakra Hokage Pertama
*Suiton: Hahonryu: mnciptakan air yg brputar spiral dtlapak tngan yg bsa dtembakkan dgn kcepatan tngi kearah msuh
*Suiton: Suihachi: mnyemburkan air tkanan tinggi dri tlapak tngan ke arah msuh
*Suiton: Takitsubo no Jutsu: mnciptakan air trjun dgn mngembangkn mta air dtmpat yg tdk trdpat sumber air n mmanipulasi air utk mmbntuk glombang air yg kuat
*Moku Bunshin no Jutsu: mmbuat bunshin dri kayu yg bsa mnyatu dgn pohon
*Mokuton: Jukai Kotan: versi kecil dari Mokuton Hijutsu: Jukai Kotan,.,memiliki bentuk serang yg sma hanya saja ruang lingkup serangna lbih kecil
*Mokuton: Jubaku Eiso: mnggunakan phon di arena utk mngikat tbuh lwan n mnenggelamkan lwan kdlam tnah
*Mokuton: Shichuro no Jutsu: mngalirkan chakra ktnah utk cptain pnjara kayu yg sngt kuat utk mngurung msuh
*Mokuton: Shichuka no Jutsu: mngalirkan chakra ktnah utk mnyatukan akar tmbuhan n mmbentuk suatu bngunan
*Mokuton: Renchuka no Jutsu: sma sprti Shichuka no Jutsu hnya sja bngunan yg dcptakan lbih bnyk sprt desa
*Mokuton: Daijurin no Jutsu: mngubah lngan mnjadi puluhan btang kayu yg runcing n bsa tmbuh mmnjang utk mnangkap atw mnusuk msuh
*Mokuton: Mokusatsu Shibari no Jutsu: sma sprti Daijurin no Jutsu yaitu mngubah lngan mnjadi sulur kayu utk mnangkap n mnahan msuh hnya saja bsa dgunakan utk msuh yg brukuran raksasa
*Mokuton: Stocks: mnggunakan kotak kayu utk mngurung msuh n mnekan chakra msuh
*Mokuton: Henge: teknik mnyamar mnggunakan kayu yg mmbungkus tbuh pngguna
*Mokuton: Mokujoheki: mmbuat kubah kayu utk mnahan srangan msuh atw mngurung msuh ddlmna, kubah ini bsa hncur atw dledakkan shngga msuh ddlmnya bsa trluka
*Mokuton: Jukai Heki: mnciptakan batang kayu dri dlm tnah yg tdk bsa dihitung utk mmbntuk dinding kayu brbntuk jaring yg sngt kuat
*Wood Release: Wood Spikes Ring: mnangkap msuh mnggunakan kayu brbntuk stngah lingkaran yg brduri utk cgah msuh mlakukan srangan

Jadwal Rilis Naruto Bulan Oktober

Berikut Jadwal Rilis Naruto Shippuden Oktober 2012:
Naruto Shippuden 282 : The Secret Origin of the Ultimate Tag Team! -> 4 Oktober 2012
Naruto Shippuden 283 : Two Suns!! -> 11 Oktober 2012
Naruto Shippuden 284 : Kabutowari! Jinin Akebino -> 18 Oktober 2012
Naruto Shippuden 285 : Scorch Style User! Pakura of the Hidden Sand -> 25 Oktober 2012

Naruto chapter 604

Versi Teks Naruto Chapter 604

Sebelumnya : Naruto Chapter 603


Obito yang telah berdiri tegak dengan memakai tubuh mahluk yang masih tersambung ke akar-akar di bawah patung Gedou Mazou memasang kuda-kuda untuk menyerang. Dan beberapa saat kemudian, iapun memukul hancur batu raksasa yang menutupi jalannya.


"Kau menggunakan kekuatan patung itu saat terhubung pada akar, tidak buruk juga" Ucap Zetsu putih.

"Aku cukup bagus kan?" Tubuh Tobi yang menutupi Obito bertanya.
"Ya" Ucap Obito, dan lalu topeng yang menutupi kepalanya menjadi terbuka.

Di sisi lain, ribut-ribut setelah menghancurkan batu tadi membuat kakek Madara terbangun dari tidurnya.

"Apa kau akan pergi?" Lelaki tua itu bertanya.

"Aku berterimakasih karena kau telah menyelamatkanku" Tobi melepas paksa sesuatu sejenis kabel yang menghubungkan tubuh yang dipakainya dengan akar di bawah Gedou Mazou. "Tapi, aku tetap akan pergi, aku harus pergi" Ucapnya.


"kau terlalu terburu-buru ...
Terlalu dini untuk berterimakasih padaku"

"Aku tak berpikir kalau aku akan datang kemari lagi" Ucap Obito.
"Setidaknya, aku berterimakasih padamu, aku pergi"

"Kau ... Kau akan kembali lagi kesini ...
Dan saat itu kau akan benar-benar berterimakasih padaku" Ucap Madara. Sementara Obito, kelihatannya ia tak begitu peduli dan langsung bertanya pada Zetsu putih, "Kau yang putih itu, dimana Kakashi dan Rin!? Tunjukan jalannya padaku!!!"

"Yang sedang menempel di tubuhmu itu pada dasarnya adalah salah satu clone ku, kita bisa saling berkomunikasi menggunakan telepati ... Aku punya banyak clone yang tersebar di bawah tanah berbagai tempat, dan kami saling bertukar informasi" Jelas Zetsu putih.

"Aku akan membawamu kesana menggunakan informasi itu" Ucap tubuh Tobi yang Obito kenakan.

"Suara ini, mahluk berbentuk spiral ...
Ya, tolong bawa aku kesana!"

Dengan cepat merekapun melesat, Obito dan tubuh yang dipakainya itu. Tapi sebelum benar-benar keluar dari gua itu, mereka melewati suatu ruangan yang disana terdapat beberapa senjata raksasa dan jubah hitam. Lalu setelah mengambil salah satu jubah dan memakainyaz, merekapun benar-benar keluar.


"Beritahu aku keadaan Rin dan Kakashi sekarang!" Pinta Obito.
kemudian, Tobipun mencari-cari informasi menggunakan telepati.

"Hmm, menurut data yang ku dapat dari rekan-rekanku, mereka sedang dalam masalah besar!! Dia bilang kalau itu suatu babi percobaan dari Desa Kabut, aku tak begitu mengerti ... Dan ngomong-ngomong, Masing-masing Kakashi dan Rin dikepung oleh banyak shinobi yang kemampuannya setara Jounin atau ANBU"

"Apa yang guru Minato lakukan?" Obito kembali bertanya.

"Siapa?"

"Aku bilang, apa yang Kilat Kuning lakukan?"

"Hmm, aku rasa dia sibuk dengan misi lainnya ..."

"Di waktu seperti ini!?" Obito kesal, dan lalu teringat saat-saat terakhir sebelum mereka berpisah, saat Kakashi berjanji untuk melindungi Rin.

"Kakashi ... kau sudah berjanji! Kumohon, lindungilah Rin!! Aku akan datang di saat yang tepat!" Ucap Obito dalam hati, sambil terus bergegas menuju tempat itu.

"Obito ... Sepertinya mereka akan mulai bertarung" Ucap Tobi.
"Dan, ada sesuatu yang ingin aku sampaikan padamu"

"Apa!?"

"kau lebih lemah daripada aku ...
Dan tubuh kecilmu yang sedang terluka ini dibungkus olehku. Pada dasarnya, aku melindunginya"

"Lalu kenapa?"

"Aku rasa akan lebih baik kalau aku bertarung ..."

"Madara mengatakannya juga, Sharingan bisa mengeluarkan kekuatan penuhnya jika mata kanan dan kiri bersama ... Kakashi, yang memiliki mata satunya sedang berada di medan pertempuran ... Kombinasiku dengannya pasti lebih baik ... kakashi dan aku akan melindungi Rin!!" Ucap Obito.

"Juga tubuh Hashirama buatan yang tertanam pada tubuhmu, kalau kau menggunakan kekuatan Senju dan Uchiha, kau mungkin akan mendapat kekuatan yang belum pernah dilihat sebelumnya, tapi ..."

Shrasssshhh ...
Air berjatuhan dari langit, bagai hujan.

"Aku rasa cuaca hujan, api ..."

"Aku mendapat info dari rekan-rekanku, kelihatannya, tempatnya disini" Ucap Tobi.

Di depan, tampak ledakan-ledakan yang kelihatannya dari air.
"Ayo maju!!"

Deg ...

Suatu perasaan tiba-tiba terlintas di benak Obito.
"Ukhhh!!!" Obito menahan rasa sakit di bagian matanya yang kosong. Obito menutupi mata kirinya. Dan tiba-tiba, suatu bayangan terlintas, suatu bayangan kalau jantung Rin ditusuk oleh seseorang ...

"Akkkh, apa ini!? Jangan membayangkan hal yang bukan0bukan di saat seperti ini!!! Sedikit lagi ... Sedikit lagi aku sampai" Obito membulatkan tekad, dan ia terus melangkah ke depan.

Sampai akhirnya, suatu pemandangan yang benar-benar tak terduga terlihat di depannya.

Apa yang tadi terlintas di benaknya, ternyata bukan hanya khayalan semata. Hal itu benar-benar terjadi. Di depannya, tampak seseorang telah menusuk jantung Rin. Dan yang sangat tidak terduga, orang yang melakukannya tak lain adalah Hatake Kakashi.


"Ka-Kakashi ..." Ucap Rin untuk terakhir kalinya.

Bersambung ke Naruto Chapter 605

Sumber : http://www.beelzeta.com/2012/09/versi-teks-naruto-chapter-604.html#ixzz288Kqzwxx

Senin, 01 Oktober 2012

Jutsu Zetsu

- Kagerō = teknik infiltrasi adalah karakteristik dari Zetsu. hal ini memungkinkan dia untuk menggabung tubuhnya dengan tanah dan tumbuhan dan melakukan perjalanan dengan kecepatan yang sangat tinggi, namun tidak secepat teknik teleportasi. tanaman pemakan serangga yang menutupi kepalanya memiliki kemampuan untuk bergabung dengan tanah, karena terdapat chakra nya. kemudian, dengan menggunakan jaringan organik bawah tanah, yang terdiri dari hal-hal seperti akar tanaman, ia dapat melakukan perjalanan kemana-mana dengan cepat. menggunakan teknik ini ia dapat menyembunyikan dirinya di pohon dan bahkan di pasir. setelah kedua bagian ini bergabung, kehadirannya benar-benar tersembunyi, sehingga hampir mustahil untuk mendeteksi keberadaannya, bahkan oleh Ninja tipe sensor. hal ini membuat teknik ini cocok untuk memata-matai dari jarak dekat.


- Body Splitting Technique = teknik ini memungkinkan Zetsu untuk membagi tubuhnya menjadi dua, memungkinkan dua bagian itu untuk bertindak sendiri. ketika dipisahkan, Zetsu masih bisa melakukan teknik Kagero yang merupakan ciri khasnya. juga, masing-masing dari keduanya kehilangan setengah kaki dan berat tubuh, tapi tidak sedetail seperti mata, telinga atau lengan.


- Chakra Sensing Technique = Teknik ini digunakan oleh ninja tipe sensor untuk mendeteksi chakra seseorang. menggunakan teknik ini, ninja tipe sensor dapat mengetahui kapan musuh mendekat, dan dapat dengan mudah melacak sasaran. jarak teknik ini bervariasi antara ninja tipe sensor.


- Hōshi no Jutsu = Zetsu mampu menanam spora dalam tubuh lawan-lawannya, tidak diketahui oleh lawan sendiri karena spora tersebut tidak mengandung chakra, membuat mereka hampir tidak terdeteksi oleh teknik standar shinobi tipe sensor. spora ini akan tertunda dan sekali diaktifkan, tumbuh menjadi Zetsu Putih lain, kemudian melanjutkan untuk membatasi gerakan target dengan menutupi tubuh mereka dan menyerap chakra mereka. chakra yang diserap dapat ditransfer kepada orang lain jika membuat kontak dengan orang tersebut.


- Kisei Bunshin = teknik ini memungkinkan Zetsu Putih untuk membuat beberapa klon dirinya sendiri, yang juga dapat digunakan dalam teknik 'Narikawari no Jutsu' yaitu meniru bentuk ninja lainnya, sampai ke chakra mereka. hanya Zetsu Putih yang telah terlihat melakukan teknik ini.


-Zetsu's Communication Technique = teknik ini memungkinkan Zetsu untuk berkomunikasi satu sama lain ketika dipisahkan. dengan menggabungkan bagian dari diri mereka dengan tanah, Zetsu dapat mengirim "pesan" satu sama lain melalui sistem akar.


- Narikawari no Jutsu = teknik ini memungkinkan Zetsu Putih untuk membuat tiruan sempurna dari siapa pun yang pernah ia sentuh, sampai ke chakra mereka. namun, tidak akan cukup kuat untuk bertarung dalam pertempuran panjang, sehingga tujuan utamanya adalah sebagai pengalih perhatian. klon mempertahankan penampilan orang bahkan setelah "mati" dan kembali ke bentuk Zetsu Putih hanya setelah teknik ini dihentikan oleh Zetsu sendiri. teknik ini juga dapat digunakan oleh tentara Zetsu Putih. ketika mereka menggunakannya, akan terlihat bahwa teknik ini dapat digagalkan dengan satu atau dua pukulan yang kuat. teknik ini ternyata dapat meniru tampilan dojutsu seseorang juga.

Uchiha Kaenjin

¤ Nama
- Kanji : うちは火炎陣
- Rōmaji : Uchiha Kaenjin
- Literal Inggris : Uchiha Flame Battle Encampment

¤ Debut

- Manga : Chapter #596
- Muncul dalam : hanya di Manga

¤ Data
- Klasifikasi : Ninjutsu, Kekkai Ninjutsu
- Kelas : Tambahan
- Jangkauan : jarak jauh

¤ Pengguna : Tobi

Uchiha Kaenjin adalah ninjutsu yang digunakan oleh tobi. Untuk menggunakan teknik ini pertama pengguna akan mengeluarkan api kecil pada ujung di kelima jarinya. Setelah itu, kemudian pengguna akan menghentakan tangan tersebut kepermukaan tanah dan akan tercipta sebuah dinding api penghalang.

Penghalang ini akan menyelimuti lokasi yang telah dipilih sebelumnya oleh pengguna. Dan Penghalang ini juga akan melindungi apapun yang ada didalamnya dan dapat membakar apa saja yang menyentuh penghalang ini.

Teknik ini mirip dengan shishi enjin yang digunakan 4 ninja bunyi untuk mengurung hokage ke tiga dan juga untuk mengurung Dan kato. Namun teknik lebih hebat karna pengguna mampu mengontrol dimanakah penghalang ini akan di tempatkan.

Sabtu, 15 September 2012

Fanfic; Takluknya Madara

FANFIC

Chapter bla bla bla

***Takluknya Madara (part 1)***

Di tempat lain Tobi sedang berhadapan dg Kakashi & Guy
Mereka dalam kondisi terdesak & terluka parah, begitu juga dg Tobi, dia terlihat terluka di sluruh tubuhnya.
Tobi merapal jutsu, ~> KATON; RYU MERAKBALIS (Teknik Api; Naga Sarap)
mncul naga api berkumis panjang & bsar dr atas Tobi lalu menyerang Guy & Kakashi !
*Kakashi: "Tamatlah.."
Guy hanya bengong
Tp scr tba2 dtang Gaara & Hokage, gaara melindungi Kakashi n Guy dr serangan Tobi dg ombak pasirnya. Naga bentrok dg ombak pasir gaara.. BRUUUAAAKKZ
Naga tak dpt menembus ombak n kalah terkena ombak pasir. Tak hanya itu, ombak juga menghantam Tobi
*Tobi; "A-Apaa..Arrrrrggh.." (menjerit kesakitan)
Guy n Kakashi menghampiri Gaara. Sedangkan tobi jatuh tertimbun pasir gaara, tp dia belum mati.
*Kakashi; "Arigatou.." ucapnya kpd sang kazekage
Sementara itu Guy asyik melihat Tobi
*Guy; "Apa kita menang??"
*Kakashi; "Ya! sepertinya begitu.^^"
Tba2 pasir gaara bergerak + mencengkeram Tobi yg tak berdaya lalu dia pingsan
*Gaara; "Akhirnya kita dapatkan pria ini (Tobi).." ucapny dg gaya cool
*Hokage; ''Yups.." (ucapny smbl mnatap awan)

-Di TKP lain-

Naruto kehilangan bee yg kalah dr Madara. Naruto kini dlm mode kyubi ekor 7, tp dia sdh bs mengendalikannya. Kyubi berbicara lwt alam pikiran Naruto!
*Kyubi; "Naruto!! Ayo lawan madara,,aku akan membantu dg sepenuh tenaga, bila diperlukan."
*Naruto; "Baiklah..Ayo!"
Naruto mulai maju nyerang madara. Dia mengeluarkan rasengan dr tangan chakra kyubi. DUUUUM!!
Madara dihantam rasengan. Tp bsa dihindarinya dgn mudah. Kini ganti madara nyerang naruto dr atas.
~>MOKUTON DAIJURIN
Dr tngn madara mncul kayu2 mmbentuk tombak yg dipakai untuk menyerang naruto.
Namun dg kcpatan tinggi dia bsa menghndari serangan madara! Kini Naruto berlarian mengelilingi madara, terus berhenti di hadapan madara!!
~> TAILED BEAST ROAR SONIC
Naruto mengaum smp membuat Madara terdorong beberapa meter kebelakang serta merusak area sekitar.
Tanpa disadari ternyata Madara dg cpat muncul dihadapan Naruto & menjebaknya dalam genjutsu. Kini Naruto terdiam kaku
*Madara; "Akhirnya aku dapatkan kau, KYUBI.!"
Sedangkan dialam pikiran Naruto, Kyubi berteriak2
Dari Balik pohon tb2 muncul sosok yg dikenal Madara, yaitu Senju Hashirama!! Madara hanya terpaku. Dia bertanya bgaimana Hashirama bsa hidup?!
*Hashirama; "Aku adl bagian chakra + memory & DNA senju hashirama yg disimpan Akatsuki..Akibat terlalu lama berinteraksi dg DNA Hashirama yg lain (yamato) aku bisa bangkit lagi.!!
Kau sudah terlalu lama membuat kekacauan Madara.!"
*Madara; "Kakacauan? Ini bukan kekacauan senju hashirama. Ini adl proses menuju kesatuan, Mugen Tsukuyomi"
*Hashirama; "Kesatuan kau bilang? Itu hanya MODUSmu!! Kini akan kuhentikan kau"
*Madara; "Haha..Dasar senju bodoh! Kau hanya sebagian dr Shodaime hokage, jd kau takkan mampu mengalahkan aku! Aku akan menyatukan dunia ini dibawah kendali ku!!"
*Hashirama; "Ambisimu akan kekuatan memang tak pernah padam. Baik, aku akan kalahkan kamu sekali lagi & terakhir kalinya."
*Madara; "Sombong kau, Shodaime Hokage!"
Keduanya sling berpandangan tajam beberapa saat. Madara langsung maju menyerang dg KATON; GOKA MEKKYAKU, tp ditahan hashirama dg MOKU JOHEKI..hashirama balik menyerang dg juluran kayu berasal dr lengannya
yg membentuk pasak runcing, namun dg mudahnya dihindari madara dg cara melompat tinggi keatas. lalu dg sigap madara merapal jutsunya.~> KATON; GANCHUSO (pilar api)
Dr tanah yg dipijak hashirama muncul pilar2 api yg atasnya runcing coba menyerang hashirama dg skala luas.

apa yg terjadi selanjutnya??? bisakah hashirama mengalahkan madara yg sekarang??

BERSAMBUNG

Rabu, 12 September 2012

Uchihagaeshi

UCHIHAGAESHI

*Romaji; Uchihagaeshi
*English; Return of the Fan

#Debut
*Manga; Chapter 601
*Muncul di Manga
*Klasifikasi; Ninjutsu
*Type; Offensive
*Jarak Serang; Dekat ( 0 ~ 5 meter)
*Pengguna; Madara

Uchihagaeshi adalah sebuah teknik dimana Madara menggunakan Gunbainya untuk memblokir serangan lawan, bahkan tampaknya mampu menyerap serangan lawan lalu membalikan serangan yang sama dengan efek yang sama pula. Sehingga sulit dihindari lawan.

Naruto Chapter 601

*************** Naruto Chapter 601 *****************


Yang terkuat, Obito dan Madara telah berada di satu medan pertempuran.

"Di-Dia ..."
"Dia adalah ..." Naruto dan yang lainnya kaget saat melihat kemunculan Madara.
"Jadi kau telah menentang Edo Tensei ya" Ucap Obito.
"Tapi, Ngomong-ngomong ..."
"Kenapa!!!? Kenapa Madara bisa ada disini!!?" Teriak Naruto, benar-benar tak mengerti.
"Madara ... Itu, Madara?"
"Dia adalah Kage Bunshin juga, mana yang asli, Obito?" Madara bertanya.
"Hei, Naruto, apa ini berarti ..."
"Apa yang terjadi!?" Teriak Naruto lagi.
"Apa yang terjadi dengan mereka!!?" Naruto mempertanyakan nasib kelima kage.
"Kakak ..." Bee tampak khawatir.
"Maksudmu mereka ya?"
"Aku tanya, apa yang terjadi pada mereka!!!?" Naruto benar-benar kesal.
"Siapa yang tahu, kemungkinan mereka ...
Sedang dalam keadaan tidak baik" Ucap Madara.

Sementara di tempat mereka, kelima kage tampak rebah bersimbah darah.

"Ukhh ..." Meski dalam keadaan luka yang sangat parah, Tsunada berusaha untuk bangun, mencolek darahnya dan lalu menempelkan telapak tangan ke tanah, "Kuchiyose no Jutsu"

Katsuyu muncul, dan ia langsung kaget saat melihat keadaan tersebut.
"Tsunade-sama!!?"
"Katsuyu ...
Aku ingin meminta kau melakukan sesuatu"
"Ya, aku akan mengobati tubuhmu dan ..."
"Bukan ... Bukan itu yang aku mau, kau bisa memikirkan mengenai tubuhku nanti ...
Sekarang, yang harus kau lakukan adalah ... Para Kage, bawa mereka ke dekatku ... Aku ... Masih bisa ... Menyelamatkan mereka" Ucap Tsunade di sela-sela sekaratnya.

Kembali ke medan perang, Naruto menarik rantai yang menusuk dan membelenggu tubuh Hachibi dengan ekor-ekornyam dan lalu melempar balik rantai itu ke Obito dan Madara.

"Sebelum aku menggunakan rantai segel ini ..." Obito melempar kipas yang ia bawa ke Madara, "Ambilah, bagaimanapun itu adalah milikmu kan"
"Hah" Kini Madara telah memegang kipasnya.

Dan lalu dengan itu, serangan jarum-jarum raksasa berantai itu dengan mudah mereka tahan. Namun setidaknya, Hachibi telah bebas.

"Akhirnya aku bisa bergerak, terimakasih Naruto ...
Dan sekarang adalah giliranku" Ucap Hachibi.
Gwoooahhhhh!!!!!!!!
Saat itulah, auman keras terdengar dari dalam tabir api yang menyelimuti Ekor sepuluh.
"Obito, jadi kau telah memulai proyeknya sebelum kita menyerap Hachibi dan Kyuubi ya?" Madara bertanya.
"!!?" Gai dan Kakashi semakin kaget.,
"Dia mengetahui tentang proyek itu? Bagaimana hubungan mereka sebenarnya?" Kakashi bertanya-tanya.
"Kau terlalu terburu-buru, Obito" Ucap Madara, "Apakah itu juga alasanmu menghidupkanku kembali seperti ini?"
Obito hanya terdiam, sementara luka bekas rasengan di bagian kanan tubuhnya secara perlahan tampak mulai membaik.

"Yah, tapi itu kau, kau pasti sudah punya suatu rencana kan" Ucap Madara, "Tapi ngomong-ngomong, apa saja yang sudah kau lakukan sejauh ini? Apa yang terjadi pada Nagato? Harusnya aku dihidupkan kembali menggunakan jutsu Rinne Tenseinya di waktu yang tepat"

"!!!" Naruto teringat saat mendengar nama jutsu itu, jutsu yang malah digunakan oleh Nagato untuk membangkitkan kembali warga Konoha.
"Dia mengkhianati kita, dia menggunakan jutsu itu pada werga Desa" Ucap Obito.
"Apa saja yang sebenarnya sudah terjadi? Yah, apapun itu kelihatannya kita masih punya waktu, aku akan menangkap Hachibi dan Kyuubi" Madara bersiap, akan tetapi dengan cepat Naruto melesat dan telah berada tepat di atasnya.
"Kau sudah mati!! Jangan ikut campur!!!!" Naruto menghantam Madara dengan rasengan hitam di tangan kanannya. Akan tetapi, Madara menahannya dengan kipas yang ia bawa, begitu mudah.
"Kenapa tak meledak?" Pikir Naruto tak mengerti, karena ternyata kipas itu menyerapnya.
"Uchihagaeshi!!!" Tak hanya menahan, Madara bahkan membalikannya.

Bamm!!!!

Sebuah ledakan dahsyat muncul dari kipas itu dan mementalkan tubuh Naruto, Boft.
Naruto yang ternyata hanya bunshin itu menghilang.

"Aku akan mengurus Hachibi dan Kyuubi, kau uruslah dua orang itu, Obito" Madara melesat menuju Naruto dan Bee, sementara Obito akan berhadapan dengan Kakashi dan Gai.
"Obito ...
Apa yang sebenarnya telah terjadi padamu?" Kakashi bertanya, "Kenapa kau bekerja sama denganya?"

Obito hanya diam, dan lalu teringat akan bayangan masa lalu ...

Gelap, saat itu begitu gelap.
"Apa aku, sudah mati?" Perlahan Obito membuka matanya, "!!?" Ia kaget, seseorang tampak berdiri di depannya sementara keadaan tubuhnya begitu parah, "Dimana aku?" Obito bertanya-tanya.

Dan lalu, lelaki tua renta di depannya itu menjawab, "Kau berada di antara Dunia ini dan Dunia lainnya, Uchiha Muda" Tampaknya lelaki itu adalah Madara Uchiha.


Bersambung ke Naruto Chapter 602

source by Beelzeta

Rabu, 05 September 2012

Naruto Chapter 600


Naruto Chapter 600 ===============



Kakashi dan Gai menatap tak percaya, "Benarkah dia Obito?? Bukankah dia sudah mati??" Guru Gai benar-benar tak mengerti. Dan ketika menatap ke arah wajah dan Mangekyou Sharingan Obito, Kakashi bisa mema

stikannya, "Tidak salah lagi, dia adalah Uchiha Obito"
"Kau boleh memanggilku dengan nama itu kalau kau mau, bagiku tak ada artinya" Ucap tobi, atau mungkin sekarang kita bisa memanggilnya dengan nama Obito.

Kakashi masih terdiam, dan kemudian mengingat saat-saat ia menjalankan misi terakhirnya bersama Obito. Saat-saat dimana mata Kakashi tertebas pedang lawan, saat-saat ketika Obito menolongnya, waktu ketika Sharingan Obito aktif, waktu di saat Obito ingin melindungi semuanya ...
"Waktu itu, kau ..." Kakashi terus mengingatnya. Saat dimana musuh menggunakan jutsu elemen tanah, menggunakan puing-puing batu untuk melawan mereka. Hingga akhirnya, saat dimana tubuh Obito terjebak dan Kakashi tak mampu banyak membantu ...
"Sial!!!" kakashi waktu itu berusaha mengangkat batu yang menimpa setengah tubuh Obito. Akan tetapi, kekuatannya masih sangat jauh dari cukup bahkan untuk sekedar membuatnya bergeser.
"Hentikan, Kakashi, aku sudah selesai" Ucap Obito pasrah, "Setengah dari tubuhku sudah hancur, aku sudah tak bisa merasakannya lagi"
"Aku ...
Aku benar-benar tak pantas menjadi kapten ...
Aku tak pantas menjadi Jounin" Kakashi terlihat begitu menyesal. Tapi kemudian, Obito malah tersenyum dan berkata, "Benar juga, aku satu-satunya yang belum memberi hadiah atas keberhasilanmu menjadi Jounin kan? Kau, kau boleh memiliki mataku, sharinganku ..." Tawar Obito yang tetap tegar dan ikhlas di detik-detik terakhir sebelum kematiannya.

Dan berkat bantuan medis dari Rin, Kakashipun menerima donor mata itu. Dan untuk terakhir kalinya, Obito berkata, "Kakashi ... Aku serahkan Rin ... Padamu"
"Ya" Dengan sangat terpaksa, kakashi pergi bersama Rin meninggalkan Obito yang telah terkubur di tengah reruntuhan.
"Jadi kau bertahan hidup dari saat itu?" Kakashi bertanya.
"Siapa dia!!?" Naruto tak tahu.
"Dia adalah seorang Uchiha, Shinobi Konoha yang merupakan salah seorang rekan kami ...
Dan harusnya dia sudah mati pada perang sebelumnya"

"..." Obito masih diam.
"Kalau kau benar masih hidup ...
Kenapa sampai sekarang ..."
"Aku berhasil bertahan hidup atau tidak tidaklah penting ...
tapi yah, kalau kau benar-benar ingin tahu ...
Itu karena ...
Kau membiarkan Rin mati" Ucap Obito.

Deg ...
Kakashi tak mampu berkata apa-apa.
"Huhu, Jangan terburu-buru begitu ...
Dan jangan memasang wajah seperti itu" Ucap Obito lagi ke Kakashi.
"Jadi kau mau menyalahkanku?"
"Tak ada gunanya menyalahkan kenyataan tak berguna ini ...
Aku tak tertarik dengan Dunia ini, semenjak itu mulai menghilang" Ucap Tobi, Obito.

Kakashi kembali terdiam, tampak depresi.
"Ini bukanlah saat untuk depresi!!!" Ucap Naruto, "Guru Kakashi!! Aku tak tahu apa yang sudah terjadi antara kau dan orang itu, aku akan mendengarkan ceritanya nanti, sekarang yang lebih penting adalah untuk menghentikan rencananya!!!"
"Naruto ...
Kakashi! Naruto benar" Ucap Gai, "Dunia sedang berada di tangan kita sekarang"
Kakashi masih terdiam, sementara Tobi atau Obito hendak kembali melancarkan suatu jutsu ...
"Tak ada yang perlu aku katakan padamu, hanya matilah, terikat oleh kenyataan ini! Katon Bakufu Ranbu!!!!" Tobi menggunakan jutsu tembakan pusaran api dari Mangekyounya.
"Kakashi!!"

Api itu melalap mereka, tapi tiba-tiba Naruto dengan ekor kyuubinya melindungi mereka.
"Ekor Kyuubi ..."
Hal ini menciptakan ledakan dan kepulan asap yang hebat. Dan ketika asap itu perlahan menghilang, suatu sosok yang tidak terduga-duga muncul ...
"I-Ini ..." Gai benar-benar kaget dengan apa yang dilihatnya.

Di depan, tampak Obito tengah berdiri bersama dengan seseorang yang baru saja datang, Uchiha Madara.
"Kelihatannya kau bersenang-senang disini, Obito" Ucap Madara.

Sabtu, 01 September 2012

Naruto Chapter 599


 Seorang bocah lelaki dengan kacamata google di wajahnya berlari terburu-buru. Hingga akhirnya meski agak terlambat, ia sampai di tempat tujuan. Akademi Ninja, dimana anak-anak lain telah berkumpul untuk mendaftar.
 Obito menghela nafas panjang, lelah sambil berharap kalau dirinya masih sempat. Anak-anak lainnya menatap sinis ke arah bocah itu, Obito. Akan tetapi, tiba-tiba seorang gadis kecil, Rin menghampiri Obito dengan senyuman, sambil membawakannya lembaran amplop pendaftaran.

 Singkat cerita, mereka telah menjadi seorang murid Akademi, kemudian Genin, hingga akhirnya Ujian Chuninpun tiba. Obito yang berkelompok dengan Rin dan Kakashi berhasil melewati babak-babak awal. Namun ketika babak selanjutnya, yaitu babak pertarungan antar tim dimulai, Obito tak kunjung tiba, terlambat.

 Kakashi dan Rin telah berada di arena, begitu juga dengan tim lawan mereka, yaitu kelompok yang terdiri dari Ebisu, Gai, dan Enma. Sementara Obito, ia masih berada dalam perjalanan, dan seperti biasa membantu nenek-nenek terlebih dahulu.
 Orang-orang menunggu, termasuk Hokage ketiga yang juga menyaksikan pertarungan ini. Untung saja, Obito datang sebelum tim benar-benar didiskualifikasi.
 Dan pada akhirnya, wasitpun memberi aba-aba pertanda pertarungan tim itu dimulai.
 Pertama-tama, Gai melesat, bersiap untuk menyerang mereka bertiga. Namun dengan sigap, Obito maju ke depan Kakashi dan Rin, berniat untuk melindungi mereka dan bersiap untuk melancarkan semburan bola api.
 Akan tetapi, Obito yang mirip dengan Naruto malah tersedak dan akhirnya dengan mudah ditendang oleh Gai muda.

 Pertandingan tim berakhir. Dan kini, Obito telah berada di luar, duduk bersama Rin yang mengurusi luka di pipinya akibat tendangan Gai sambil bercanda, saling tertawa, dan bahkan sepertinya sama dengan Naruto, Obito memiliki keinginan untuk menjadi Hokage.

 Setelahnya, Obito benar-benar berlatih keras. Lebih giat berlatih melempar shuriken, berlatih memfokuskan chakra, dan berlatih menggunakan jutsu semburan bola api.
 Hingga sampai pada akhirnya, babak ketiga Ujian chuunin dimulai, yaitu babak pertarungan individu, tepatnya pertarungan antara Obito melawan Gai muda.
 Sebelum pertarungan dimulai, Obito memberikan jempol ke bawah pada Gai, begitu percaya diri kalau dirinya akan menang. Sementara Gai, ia hanya diam saja dan fokus.
 Akan tetapi tak begitu lama, pertarungan itu berakhir, dengan Gai keluar sebagai pemenangnya.

 Lagi-lagi Obito termenung, galau, dengan luka yang lebih banyak dari sebelumnya.
 Sementara itu, pertarungan berlanjut. Obito yang kalah digantikan oleh Kakashi, yang kini sedang bertarung melawan Gai.
 Orang-orang termasuk Rin memberi semangat pada Kakashi, yang sedikik tidaknya membuat Obito merasa iri. Ditambah setelah Kakashi berhasil mengalahkan Gai, tatapan kagum Rin semakin bertambah, membuat Obito jadi semakin cemburu.

 Lalu, ketika kakashi berhasil menjadi Chuunin, Obito semakin iri dan terpacu. Obito terus berlatih dengan giat, keras, dan tekun. Sampai pada akhirnya, iapun berhasil menjadi Chuunin. Obito begitu senang, bisa mendapat gelar Chuunin itu.
 Setelahnya, Rin membisikan sesuatu pada Obito, sesuatu yang membuat Obito merasa senang. Yaitu, Rin membisikan padanya agar ia menemuinya di Taman.

 Obito mengira hal ini akan menjadi suatu kencan bagi mereka berdua. Karenanya, Obitopun menyiapkan sekatung bunga di belakang tubuhnya, sambil menunggu perempuan yang disukainya itu di tempat yang sudah ditentukan. Lalu pada akhirnya, Rin datang menghampiri Obito. Obito semakin senang, dan bersiap untuk menyerahkan bunga yang sejak tadi dibawanya itu. Namun ternyata, Rin tidaklah datang sendirian, melainkan bersama dengan shinobi-shinobi lain, Gai, Ebisu, dll.

 Obito salah paham, ternyata ini bukanlah kencan. Buru-buru, Obito menyembunyikan bunga tadi, dan saat tiba-tiba Rin menyerahkan suatu lembaran berisi rencana, niat Obito untuk menyerahkan bunga itu semakin mengecil. Suatu lembaran yang membuat hati Obito benar-benar jatuh drop, sebuah lembaran yang tak lain merupakan dokumen proyek rahasia untuk memberi hadiah sebagai perayaan atas keberhasilan Kakashi menjadi Jounin.

 Lagi dan lagi, semuanya tentang Kakashi, Kakashi melampauinya, Kakashi berada semakin jauh dan jauh dari apa yang bisa diraih oleh Obito.
 Cerita terus berlalu, sampai akhirnya proyek itu terlaksana. Rin memberikan peralatan medis, guru mereka yaitu Minato memberikan kunai khusus. Dan Obito, ia tak punya apa-apa, hanya mampu memberikan mata kirinya sebagai hadiah.

----- Flashback Berakhir -----

 Kembali ke medan perang, Topeng yang dikenakan oleh Tobi telah hancur. Dan faktanya, apa yang ada di balik topeng itu adalah wajah Obito. Hingga membuat Kakashi bertanya-tanya, "Obito?"

 Bersambung ke Naruto Chapter 600

Selasa, 28 Agustus 2012

Naruto Chapter 598 ....Mejadi Serpihan...

Versi Teks Naruto Chapter 598

Sebelumnya : Naruto Chapter 597

Sedikit petunjuk mengenai identitas Tobi telah terkuak di chapter sebelumnya. Bagaimana cara kerja jutsunya, kenyataan bahwa dimensi jutsu Tobi terhubung dengan dimensi Kamui Kakashi, juga darimana Tobi mendapat sharingan di mata kanannya. Di Chapter kali ini, akankah Identitas Tobi terkuak sepenuhnya?

Naruto yang telah berada di mode kyuubi melesat ke arah Tobi, bersiap untuk menyerangnya kembali menggunakan hempasan cakar raksasa.

"Huh, kekuatan itu lagi ..."


Buagghhhh!!! Serangan Naruto mampu memporak porandakan tanah di bawahnya, namun tidak dengan Tobi, yang tentu saja dapat dengan mudah Tobi menembus serangan itu.

Guru Gai hendak merencanakan kembali suatu skema serangan. Ia lalu menoleh ke arah Kakashi dan, "!?" Gai terdiam, shinobi yang hendak diajaknya berbagi pendapat terlihat tidak konsentrasi lagi, melamun dengan keringat menetes dari wajahnya, "Kakashi ..."


"..." Kakashi melamun, masih sibuk memikirkan kenyataan tentang Tobi ...

"Dia ... Tidak, dia tidak mungkin ..."

"Kakashi!!!" Guru Gai berteriak memanggilnya, membuat Kakashi kaget dan baru sadar, "Eh?"

"Apa kau mendengarku hah!!? Adalah hal penting untuk membuat pengalihan saat akan menyerang dia. Kakashi, ayo kita juga ikut bertarung!!" Ucap Gai.
"Aku bisa menebak apa yang sedang kau pikirkan sekarang, aku juga sama ...
Tapi, untuk sejenak sebaiknya kita melupakannya dulu. Ini bukanlah waktunya untuk memuaskan perasaan sendiri. Naruto adalah subordinatmu dan ia melangkah sebelum dirimu"

"..." Kakashi masih terdiam, namun perlahan sudah mulai bisa berkonsentrasi lagi terhadap pertarungan.

Sementara itu, di depan Tobi dan Naruto masih saling berhadapan ...

"Bodoh sekali kau mencoba menyerangku sendirian!!" Tobi mengeluarkan dan menembakan beberapa shuriken raksasa dari matanya, yang semuanya mengarah pada Naruto.


Tapi kemudian dengan sigap, Hachibi datang dan langsung menghentikan putaran shuriken itu. Akan tetapi, sayang sekali serangan Tobi belum berhenti. tembakan shuriken terakhir Tobi tak mampu dihentikan, memotong dengan sukses salah satu tentacle Hachibi dan melesat menuju Naruto.


Untungnya, lagi-lagi Naruto terselamatkan, dan kali berkat lindungan dari chakra berbentuk Kyuubi yang menyelimuti tubuhnya.


"Aku tak menyerangmu sendirian!" Ucap Naruto ke Tobi, "Jangan lupa tentang Kurama, paman Bee dan Hattsan, Guru Alis Tebal dan Guru Kakashi juga!!" Lanjutnya.

"..." Tobi hanya terdiam.

"Kakashi" Guru Gai kembali berbicara pada Kakashi, "Kau selalu saja berada di depanku di setiap pertarungan kita. Aku yakin kau tak akan melupakan hal itu hanya karena hal semacam ini, bukan?"

"Aku senang bisa memilikimu sebagai subordinatku, Naruto" Ucap Kakashi dalam hati dan lalu kembali bersemangat, "Ayo maju, Gai!"

"Itu baru semangat rivalku!!"

"Jika dilihat dari chakraku yang masih tersisa, aku hanya bisa menggunakan itu beberapa kali lagi" Pikir Kakashi.

"Huh, aku tak akan takut melawan seseorang dengan kekuatan pinjaman yang hanya bisa kau gunakan beberapa kali. Akan ku tunjukan padamu Kamui yang sesungguhnya!!" Tobi dan Kakashi sama-sama mengaktifkan Mangekyou Sharingan.


"Aku harus benar-benar mendapat timing yang tepat" Pikir Kakashi, dan lalu bersama dengan Gai melesat maju.

"Bisa mengerti kemampuanku tak akan merubah apapun, aku hanya perlu memperhatikan darimana serangan kamui datang" Tobi bersiap untuk mengeluarkan sesuatu lagi dari matanya.

"Kalau tubuhnya menjadi padat saat menghisap sesuatu, kemungkinan hal itu juga akan terjadi saat ia mengeluarkan sesuatu, sekarang kesempatannya!!!" Teriak Hachibi.

"Jangan pikir kau bisa menyerang balik!" Ternyata apa yang Tobi keluarkan adalah tongkat tajam mirip kunai raksasa yang di belakangnya terdapat suatu rantai, yang mana mampu menusuk-nusuk Hachibi dan mengikatnya.

"Naruto!! Benda ini memiliki kemampuan untuk menyegel kekuatan Bijuu, jangan menyentuhnya!!!"


"Baik, paman Bee, lindungi aku sedikit lagi!" Naruto bersiap untuk mengeluarkan suatu, "Kage Bunshin no Jutsu!!" Naruto menciptakan sebuah bunshin, lalu mereka berdua melesat menuju Tobi. Yang asli mengeluarkan Bijuudama sementara bunshinnya menggunakan Rasengan.

"Majulah! Aku akan menjadi prisaimu!" Ucap Hachibi.

Naruto yang membawa rasengan telah berada tepat di depan Tobi. lalu, kakashipun menggunakan kamuinya untuk membawa rasengan itu ke dimensi lain, sama seperti sebelumnya.

"Huh, gerakan yang sama ..." Tampaknya tobi sudah memperhitungkan hal ini sebelumnya, "Yang perlu aku lakukan hanya tidak membiarkannya melewatiku" Kali ini Tobi tidak menghindar, melainkan menyerang balik dengan kunai berantai yang keluar dari matanya.


Naruto itu menghilang, "Cuma Kage Bunshin?"

Bruuaaak ...
Setelah menggunakan kamu tadi, Kakashi rebah.
"Kakashi!!"

"Tongkatku lebih cepat darimu, Kakashi ...
Meskipun kau mampu menghilangan rasengannya menggunakan Kamui, tapi itu sia-sia"

"Aku masih punya Bijuudama!!!" Naruto yang asli menciptakan sebuah Bijuudama raksasa dan lalu menyerang Tobi.


"Lambat sekali, sungguh tidak berguna" Kali ini Tobi menghindari serangan itu dengan cara pindah ke dimensi lain. Akan tetapi, saat sampai di dimensi lain, "!!!" Tobi benar-benar kaget, sosok Naruto dengan rasengan telah berdiri tepat di depan wajahnya.


"Ba-bagaimana bisa kau ..."

"Aku adalah Uzumaki Naruto!!!!" Naruto bersiap untuk menghantamkan rasengannya.

"Be-begitu rupanya ...
Dengan kamui, Kakashi tak hanya menghilangkan rasengannya, tapi juga bunshinya ...
Sialan Kakashi ... Lebih cepat dari tongkatnya ... Sial!!"

Gabbuaghhhh!!!!!

Rasengan Naruto menghantam dan menghancurkan Topeng Tobi Menjadi Serpihan.


"Siapa kau!!!?"

Bersambung ke Naruto Chapter 599

Sumber : http://www.beelzeta.com/2012/08/versi-teks-naruto-chapter-598.html#ixzz24qHHNdjn

Minggu, 06 Mei 2012

Kushina Uzumaki

(うずまき クシナ, Uzumaki Kushina)
Tomat (トマト)
Red Hot-Blooded Habanero (赤い 血潮 の ハバネロ, Akai Chishio ada Habanero; Viz "Red-Hot Habanero")

◆Debut :
- Manga Chapter # 382
- Anime Naruto Shippūden Episode # 128
- Naruto Shippūden Film 4: Menara Hilang
- Muncul dalam Anime, Manga dan Film

◆Aktor Suara :
- Inggris: Cindy Robinson Icon
- Jepang: Emi Shinohara

◆Pribadi :
- Tanggal Lahir: 10 Juli
-Jenis Kelamin: Female
- Meninggal usia
- Tinggi badan 165 cm
- Berat 47 kg
- Darah tipe B
- Tailed Beast Ekor Sembilan Demon Fox

◆Klasifikasi Jinchūriki : Kyuubi

◆Afiliasi :
- Uzushiogakure
- Konohagakure
- Klan Uzumaki klan Uzumaki

◆Kaluarga L
-Naruto Uzumaki (Anak)
-Minato Namikaze (Suami)

◆Jutsu :
-Chakra Chains: memnggunakan chakra khusus untuk mmbntuk Rantai Chakra dan menahan gerakan target, rantai ini sangt kuat dan mampu mengikat dan menahan gerakan Kyubi
-Chakra Chains Barrier: menggunakan Rantai Chakra untuk membentuk pelindung yg sangat kuat dan tidak bsa ditmbus dgn serangan apapun

Kushina Uzumaki (うずまき クシナ, Uzumaki Kushina) adalah seorang kunoichi Konohagakure yang berasal dari klan Uzumaki Uzushiogakure itu dan jinchūriki kedua dari Fox Siluman Ekor Sembilan. [3]

Latar belakang
Lahir dalam klan Uzumaki terkenal dari Uzushiogakure, Kushina hidup sebagian besar masa mudanya yang terperangkap dalam perang, membuatnya mencari sebuah "perdamaian" sehari-hari. Pada usia muda dia dikirim ke Konoha dan terdaftar di Akademi.

Ingin membuat kesan pertama yang kuat, ia menyatakan ke kelasnya bahwa ia akan menjadi Hokage wanita pertama. Anak-anak lain menertawakan pernyataan, dan mulai memanggil Tomat nya (トマト) karena kemudian-bulat wajah dan rambut merah berapi-api. Hal ini mendorong dia untuk menyerang keluar dan meninju anak-anak yang menggodanya. Hal ini, selain rambut merahnya mengalir liar di sekelilingnya, meraih gelar julukan Red Hot-Blooded Habanero (赤い 血潮 の ハバネロ, Akai Chishio ada Habanero; Viz "Red-Hot Habanero").

Kushina akhirnya diberitahu mengapa ia harus meninggalkan rumahnya dan pergi dari Uzushio ke Konoha, karena chakra khusus nya, dia menjadi jinchūriki berikutnya dari Siluman Rubah Ekor Sembilan. Kushina takut dengan ide, tapi ia terhibur oleh kemudian-saat ini Sembilan-ekor 'jinchūriki, Mito Uzumaki. Sebelum transfer dilakukan, Mito mengatakan Kushina bahwa cinta adalah satu-satunya cara untuk menjinakkan Sembilan-ekor dan mengatasi kebencian nya. Cinta Minato membantunya melakukannya.

Di beberapa titik waktu, Kushina diculik oleh ninja yang Kumogakure ingin menggunakan chakra khusus nya [4] dalam rangka untuk mendapatkan kontrol dari Sembilan-ekor [5]. Saat mereka mengantarnya ke Kumo dia diam-diam memetik dan meninggalkan helai rambut merahnya untuk menandai jejak dirinya dengan harapan bahwa seseorang akan menemukannya. Minato Namikaze, salah satu mantan teman sekelas bahwa Kushina diyakini pengecut, adalah satu-satunya untuk mengambil ini. Setelah menyelamatkan nya ia memberitahu bahwa ia selalu mengagumi rambut merahnya. Karena Minato membuktikan dirinya untuk menjadi apa pun kecuali "pengecut" dan menyukai satu hal yang dia benci tentang dirinya sendiri, Kushina jatuh cinta padanya, sekarang mempertimbangkan rambut merahnya sebagai "benang merah takdir" (運命 の 赤い 糸, unmei tidak ada Akai Ito) yang telah membawa mereka bersama-sama.

Ketika ia tumbuh Kushina menjadi terkenal karena kecantikannya dan unik gaya ninjutsu, termasuk fūinjutsu dari klan-nya. Pada titik tertentu, Kushina Minato menikah dan mereka dikandung anak. Selama sepuluh bulan kehamilannya jinchūriki-dipengaruhi, mereka memutuskan untuk menamai Dia "Naruto" setelah karakter utama buku pertama Jiraiya. Ketika Jiraiya ditanya apakah mereka yakin, yang menyatakan bahwa itu adalah nama yang baru saja datang dengan sementara makan semangkuk ramen satu hari, Kushina mengatakan bahwa itu adalah nama yang indah. Mereka bahkan menyetujui Jiraiya untuk menjadi bapak baptis Naruto. Kushina juga berharap bahwa anaknya dan anak bungsu Sasuke sahabatnya, Mikoto Uchiha akan menjadi teman di masa depan.

Karena segel menjaga Sembilan-ekor dalam tubuh Kushina itu akan di terlemah selama melahirkan, pengaturan khusus dibuat. Kushina akan meninggalkan desa secara rahasia dan melahirkan di lokasi terpencil. Minato akan membantu menjaga segel dan ANBU akan menjaga daerah tersebut. Segera setelah Naruto lahir mereka ditemukan oleh Tobi. Tobi membunuh semua ANBU, Biwako, Taji, dan mengambil bayi yang baru lahir sandera Naruto, mengancam untuk membunuhnya juga. Minato mampu mengambil Naruto kembali, tapi ini memberikan kesempatan Tobi untuk melarikan diri dengan Kushina. Ingin menggunakan Sembilan-ekor untuk menghancurkan Konoha, Tobi dirilis dari tubuh Kushina itu. Karena umur panjang dan vitalitas melekat pada klan Uzumaki memungkinkan dia untuk bertahan hidup ekstraksi, meskipun sangat lemah oleh pengalaman, Tobi mencoba untuk memiliki Sembilan-ekor menyelesaikan Kushina off. Dia diselamatkan oleh Minato dan dibawa ke Naruto, yang ia tinggal bersama sementara Minato pergi untuk membantu pertahanan desa.

Untuk menghentikan serangan Sembilan-ekor ', Minato terpaksa membawanya ke lokasi Kushina dan Naruto, dan keduanya dari mereka untuk mereka. Meskipun keadaan lemah nya, Kushina menggunakan chakra berkurang nya untuk menahan Sembilan-ekor. Kushina kemudian menawarkan diri untuk memilikinya disegel kembali ke tubuhnya sehingga akan mati dengan dia. Melakukan hal itu juga akan menyelamatkan nyawa Minato dan Naruto; terima kasih kepada mereka untuk memberinya seperti hidup bahagia. Minato menyarankan menggunakan Dead Demon Mengkonsumsi Seal pada Sembilan-ekor dan penyegelan sisanya ke Naruto sebagai gantinya.

Karena hal ini juga akan berarti kematian Minato, dan akibatnya memberikan kehidupan Naruto yang mengerikan dan kesepian, Kushina keberatan secara alami. Minato yakin bahwa itu yang terbaik, dan bahwa melakukan hal ini juga akan memungkinkan Kushina melihat Naruto ketika dia tua. Ketika Sembilan-ekor menyadari niat mereka, mencoba untuk membunuh Naruto, tapi Minato dan Kushina baik digunakan tubuh mereka untuk melindunginya. Seperti Minato dilakukan penyegelan, dan sudah pada titik kematian, Kushina mengatakan Naruto betapa ia mencintainya dan memberinya nasihat terbaik untuk masa depan; tindakan terakhirnya di dunia ini adalah untuk mengisi anaknya dengan sebanyak cintanya sebagai mungkin. Minato kemudian disegel sisa chakra yang tersisa mereka ke Naruto, mengakhiri hidup mereka.

Nama keluarganya kemudian diberikan kepada Naruto oleh Hokage Ketiga, dengan harapan bahwa orang lain akan menemukan hubungan antara Naruto dan Minato.

Penampilan
Tsunade menunjukkan bahwa Kushina adalah wanita terkenal karena kecantikannya. Dia memiliki ramping, tapi feminin membangun, kulit putih, mata biru ungu (di anime), rambut merah cerah - sifat umum di antara para anggota dari klan Uzumaki (digambarkan sebagai warna plum dalam di anime) yang mencapai nya pergelangan kaki, dengan untai yang membingkai kedua sisi wajah dan klip kuning yang bagian rambutnya ke kiri. Sebagai orang dewasa ia biasa mengenakan berkerah tinggi, lengan baju longgar dengan celemek hijau di atasnya, sebuah band hitam di pergelangan tangan kirinya dan standar shinobi sandal. Di masa kecilnya, dia memiliki wajah bulat yang dengan rambut merah membuatnya tampak seperti tomat. Pada masa remaja ia mengenakan lengan pendek, kimono seperti blus dengan bordir perbatasan gelap dan lengan longgar, diadakan ditutup dengan obi berwarna gelap, rok gelap dan stocking yang berhenti di pahanya.

Kepribadian
Menurut Jiraiya, Kushina banyak bicara dan seorang gadis tomboy. Tsunade mencatat bahwa banyak dari kepribadian Naruto, serta gaya ninjutsu nya diwarisi darinya. Kushina juga memiliki tic verbal: ketika bingung atau bersemangat, dia akan mengakhiri kalimat dengan "(da) ttebane" ((だ) って ばね), suatu sifat dia berharap (gagal) dia tidak akan lolos ke Naruto (yang berakhir dengan-Nya "(da) ttebayo"). Sebagai orang dewasa, Kushina terbukti sangat berkepala dingin dan ceria. Meskipun tenang dan baik hati, ia masih memiliki sedikit marah dan bisa menyerang orang lain di kali. Dia mencintai suaminya dan anak baru lahir sangat mendalam dan tidak takut untuk mengorbankan hidupnya untuk menghentikan Sembilan-ekor bahkan melemparkan dirinya di antara binatang dan anaknya ketika ia mencoba untuk menyerang dia.

kemampuan
Meskipun dia menyatakan bahwa dia tidak pernah ada awalnya baik dalam menggunakan ninjutsu, Kushina tampaknya menjadi terkenal karena jiwanya berkemauan keras dan gaya yang unik nya ninjutsu. Di masa kecilnya, ia menunjukkan dirinya untuk menjadi pejuang dgn tangan kosong sengit dan menakutkan, mampu memukul beberapa anak "setengah mati" untuk menggodanya. Kushina juga memiliki bentuk yang tidak biasa dan khusus chakra, yang membuatnya cocok untuk menjadi Sembilan-ekor 'jinchūriki. Dia mampu menghasilkan rantai chakra dari tubuhnya untuk menahan orang lain. Rantai cukup kuat untuk menahan Sembilan-ekor [6]. Dia juga bisa menggunakan rantai untuk membentuk penghalang.

Sebagai anggota dari klan Uzumaki, ia diberkati dengan umur potensi yang sangat panjang. Hidupnya-kekuatan itu begitu kuat sehingga ia selamat dari ekstraksi ekor binatang menit setelah melahirkan Naruto, meskipun ia meninggalkan sangat lemah. Dia juga memiliki keahlian tinggi dan pengetahuan maju fūinjutsu, [7] beberapa di antaranya ia akan berbagi dengan Minato.


bagian II
enam belas tahun setelah Sembilan-ekor disegel ke dalam tubuhnya, Naruto akhirnya mencoba untuk mendapatkan kontrol dari binatang itu. Ketika ia hampir kewalahan oleh kebencian Sembilan-ekor ', Kushina muncul di hadapannya. Naruto awalnya percaya bahwa dia adalah Sembilan-ekor dalam penyamaran, sehingga dia memukul dia di kepala. Dia kemudian meminta maaf karena pendek amarahnya, mengatakan Naruto bahwa ia berharap itu bukan sifat ia warisi darinya. Mengambil ini dan menyadari ibunya Kushina, Naruto mulai menangis dan memeluknya. Kebahagiaannya menghentikan mempengaruhi Sembilan-ekor 'menyebar dan Kushina menggunakan rantai chakra nya untuk menahan Sembilan-ekor dan memberi mereka kesempatan untuk berbicara. Sembilan-ekor terkejut dengan kehadirannya.

Naruto memuji Kushina karena penampilan dan menyatakan iri untuk rambutnya. Kushina senang mendengar ini, karena itu berarti Naruto ambil setelah Minato dengan mengagumi rambutnya. Meskipun malu ketika ditanya tentang hal ini, Kushina mengatakan Naruto bagaimana dia bertemu Minato dan bagaimana mereka jatuh cinta. Dia mengatakan kepada Naruto bahwa dia mencintainya juga, yang memberinya tekad untuk mencoba dan menjinakkan Sembilan-ekor lagi. Kushina menggunakan rantai chakra nya untuk membantu dia dan Naruto akhirnya berhasil. Dia mengucapkan selamat dan mengatakan bahwa dia sekarang bisa bergabung Minato, membuat Naruto tampak agak sedih bahwa dia harus pergi. Dengan sisa waktu dia bercerita tentang serangan Sembilan-ekor 'di Konoha dan bagaimana binatang datang untuk disegel dalam dirinya. Setelah kisahnya dilakukan dia meminta maaf untuk menempatkan suatu beban pada dirinya. Naruto menjawab bahwa itu tidak penting, karena meskipun ia dan Minato tidak ada di sana untuk menunjukkan kasih anak mereka, ia tahu bahwa mereka telah mencintainya jauh sebelum Sembilan-ekor itu disegel ke dalam dirinya, dengan demikian, ia tidak menyalahkan dan Minato untuk apa pun dan senang menjadi anak mereka. Gembira, Kushina sambil menangis memeluk Naruto, dan berterima kasih karena membiarkan dan Minato menjadi orangtua nya, sebelum dia benar-benar memudar bersama Minato di akhirat.